Kamis, 11 Januari 2018

ARTI SEBUAH PERJUANGAN



Assalamualaikum wr.wb.
        ketemu lagi semuanya , gimana kabar ?? sehat ?? sakit ?? stres?? Ngopi belum ?? Kalau yang sehat alhamdulillah semoga di kasih sehat terus , kalau yang lagi sakit GWS yah Gage WaraS semoga cepat sembuh dan bisa beraktivitas lagi , kalau yang stres semoga bisa mengendalikan emosinya dan jangan terlalu banyak fikiran .. enjoy aja mas,bu,ka,tan,de,no,cung,.. semua akan indah kalau hidup itu enjoy dan bersyukur , yang belum ngopi ya ngopi ngapa ngopi !!! hahaha , yang lagi berumah tangga semoga selalu bahagia .. aminnn.
Kali ini saya akan membagikan pengalaman saya ketika menaklukan Sinuhun Jati Caruban Nagari , di sini mengisahkan tentang bagaimana bentuk kebersamaan seoorang teman dan disini kita bisa tau sifat semua teman yang ada dalam kelompok . Dengan hiking kita bisa tau mana temen yang real teman dan temen yang bangsh!t . Mari kita simak .. happy enjoy for reading and chek it out !!



 SUMMIT ATTACK MOUNT CIREMAI XII TKR2

           Ketemu lagi dengan saya semuanya , penulis yang masih newbie dan apa ada nya . Kali ini saya ingin sharing tentang pengalaman yang buat saya …. , ini gak bsa di lupaiin sama sekali . Karena pengalaman ini adalah pengalaman yang sagat amat saya idam idam kan . Entah kenapa saya ingin menaklukan gunung tersebut , mungkin saja karena saya adalah orang yang sangat cinta dengan alam terutama view yang memanjakan mata , dan memandang indahnya alam semesta yang Allah ciptakan . Atau bahkan karena saya tertarik dengan pengalaman  sanak saudara saya yang mereka ceritakan . Rata rata di keluarga saya sudah pernah menaklukan sang sinuhun jati caruban .
Di keluarga saya rata rata semua nya pecinta alam terlebih lagi untuk hiking , terutama gunung ciremai , yaitu pengalaman yang akan saya sharing di topic kali ini . Di daerah saya yaitu Ds.Setu Wetan Block.Watu Ampar itu mempunyai sebuah tekad di setiap Regenerasi nya . tekad tersebut berbunyiDudu arane wong Setu lamun durung nanjak gunung ciremai “ , apa kalian mengerti apa yang di maksud ??? pasti bingung ya ? hahah oke saya akan kasih tau apa arti dari kata tersebut , berikut arti kata itu “ Bukan namanya orang Setu ( nama desa saya ) Kalau belum naik gunung ciremai “ ujar BAPMIPALA .
BAPMIPALA ini adalah sebuah badan pecinta alam di desa saya yang dari regenerasinya pasti hiking ke puncak ciremai . BAPMIPALA ini di dirikan oleh saudara saya yang bernama Yon Kristiyono atau biasa saya panggil a yoyon . BAPMIPALA ini mempunya sebuah arti atau kepanjangan yaitu “ BAdan Penunggu MInjo Pencinta aLAm “ badan ini di dirikan karena perkumpulan teman teman yang biasa nongkrong di bawah pohon melinjo yang sekarang pohonnya udah di tebang dan gak ada orang nongkrong lagi di situ . Sesampai generasi saya , anak anak nya sudah tidak ada niatan buat meraih tekad tersebut . Saya mikir kenapa saya sebagai generasi penerus nya gak bisa meraih tekad itu ??? nahh , dalam pertanyaan tersebut saya masih berandai andai bisa hiking dan terlaksana . Saya minder dengan  saudara saya karena sudah pernah hiking . Di saat kenaikan kelas 3 smk , saya di kasih tau bahwa teman saya yang namanya wawan tas wanto itu udah pernah hiking sebanyak 2 kali . Karena saya ingin sekali menaklukan sinuhun jati caruban .... Saya ajak si wawan dan kawan kawan kelas XII TKR 2 untuk hiking ke puncak gunung ciremai .
Dan pada tanggal 24 juni 2015 kita berangkat sembari merencanakan kelulusan sekolah  . Ketika sore datang saya bergegas ke kediaman wawan untuk mempersiapkan persiapan logistic dan pengarahan tentang bagaimana tatakrama di Gunung pada saat mendaki . Kita bermalam di rumah wawan , Kita jamu terlebih dahulu dengan memakan kuning telor mentah mentah … !!! “ enak gak ?? “ kata jonggol temansaya yang paling kocak , saya jawab “ Enak nggol asal langsung di telen “ … nah si jonggol langsung nelen tuh malah muntah dia wkwkwk . Malamnya kita istirahat agar stamina terjaga dan supaya fit besoknya .
 Tanggal 25 juni 2015 , kita langsung berangkat ke kuningan . Karena,  jalur pendakian yang kita pilih adalah lewat jalur palutungan yang agak landai dan gak terlalu menyiku jalur nya , cocoklah untuk para pemula . Sesudah sampai di pos pembayaran , kita makan terlebih dahulu . Disini lumayan yunik loh semuanya , kita makan dengan posi 10 ribu rupiah berasa makan dengan sejuta porsi lauk haha dan makanannya kek makanan sisa kemaren udah dingin haha . Cuaca sebelum kita mulai hiking pun berkabut di tambah dingin yang menusuk pori kulit hinbgga tulang . Setelah itu kita mendaftar di pos pembayaran sebesar Rp.50.000,-  termasuk bonus paket makan sesudah turun . Kelar pembayaran kita langsung tancap gas oper max gigi and go go go go for summit mount ciremai !!!!


            Begitulah attribute yang kita pakai , tampak seperti foto diatas apa ada nya bukan ada apanya , kebersamaan bukan kesendirian , naik.. selamat sama sama turun pun utuh dengan santapan paket gratis bersama hahah di awali bismillah dan di akhiri dengan alhamdulillah .
Pada saat itu kita berangkat pukul 10:00 WIB dengan penuh semangatdan stamina yang berkobar , kita menikmati setiap pemandangan di sekeliling kita . Indonesia , yang terkenal dengan musim subtropis dan dengan hutan hujannya yang romantis , di suguhi pepohonan yang lebat dan juga jutaan satwa nya , Dengan beraneka ragam suara dan bentuk rupa begitupun udara yang sangat sejuk dengan menghempaskan rambut ilalang bagai tarian bangsa italia yang menyejukan pemandangan dan hati di setiap hela nafas hirup yang saya rasakan  , Subhanallah , Nikmat tuhan kamu mana lagi yang kamu dustakan ??  itulah yang saya rasakan dan yang saya liat di setiap perjalanannya . Sesampainya kita di pos pertama yaitu Cigowong ,



Pos tersebut adalah satu satu nya pos yang mempunyai sumber mata air dan menjadi idola para pendakian gunung untuk merebahkan sejenak tubuh mereka atau sebagai tempat Camping  .

Disitu kita memilih mendirikan tenda untuk satu malam karena kita sampai jam setengah tiga sore , cuaca saat itu tidak mendukung buat melanjutkan perjalan kita . Kita makan … Mengisi air dari sumber mata air satu satu nya , dan banyak kejadian yang kita alami pada malam itu . Entah kedinginan atau pun cerita mistis lainnya . Kita melanjutkan perjalanan , sesudah sholat subuh , packing dan siap siap lagi untuk melanjutkan perjalanan .
Pos selanjutnya yaitu Kuta . Kuta merupakan pos ke dua , di pos ini lumayan extreme jalan yang kita lalui , sekitar 65 derajat dengan dataran yang menanjak . Sampai di kuta sekitar jam setengah Sembilan , kita rehat sejenak dan melanjutkan perjalanan lagi jam setengah sepuluh . Kita tetap semngat , karena kita di suguhkan pemandangan yang asri dan udara yang sangat amat sejuk , rasa lelah pun terbayar  .
Pos berikutnya adalah Pangguyangan badak , pos ini adalah pos ke tiga , disini kita rehat lagi . sambil menunggu teman yang masih ketinggalan .

ini solusi agar nafas kita terjaga dalam hiking Supaya nafas kita panjang dalam melakukan pendakian , di setiap perjalana kita di anjurkan untuk ngemut gula merah atau enggak madu rasa “  itu semua akan membuat nafas kita lebih teratur .

Sesudah teman kita sampai ,kita melanjutkan perjalanan kita lagi,
Pos  ke empat yaitu Arban , di situ kita berselfie ria , nyantai  , merebahkan badan kita sembari menunggu kawan lagi yang kek keong haha ,

Sebelum kita sampai di pos ke limayaitu Tanjakan asoy , kita mengalami berbagai macam kendala saat mendaki  , kanan kiri Jurang , dan tanjakan yang sangat menunyudut sehingga membuat kita untuk saling gotong royong , atau kalau biasa kita sebut yaitu cara kerja semut saling tempel satu sama lain .


namun di situ kami merasakan betapa nikmatnya hidup saling tolong menolong , bantu membantu , dengan rasa kekeluargaan yang tinggi .
,
Setelah kita lewati semua rintangan itu , sampailah kita di Tanjakan asoy.
Melihat tanjakan ini memang rasanya asoyyyyyyyyy banget hahah . Tanjakan yang sangat menantang dan yang pastinya bikin nyali kita ciut berasa mau udahan ajalah turuh wkwkwk . Mantap lah pokoknya melewati tanjakanya .
            Pos berikut nya adalah pos Pasanggrahan . Pos ke enam , yang dimana kita rehat sejenak untuk makan , dan di situ juga kita mendirikan tenda lagi , hanya untuk menaroh barang barang . Karena untuk melakukan pendakian ke pos selanjutnya kita sepakat untuk tidak membawa carrel . Kita sampai di pasanggrahan jam setengah tiga sore , kita makan terlebih dahulu , dan kita melanjutkan perjalanan kita kembali . Kita gass lagi sekitar jam 3 menuju puncak . Namun di tengah perjalan ada teman kita yang biasa kitapanggil dengan nama Jonggol yang mengalami cidera pada kaki nya . Tapi dia memaksakan perjuangannya untuk sampai ke Puncak . Mungkin krena ulah dia sendiri , karna tidak menjaga perkataan dan perbuatanya selama perjalan , ini peringatan aja all “ kita harus wajib menjaga setiap ucapan dan tingkahlaku kita ketika kita hendak mendaki gunung dimanapun “ Apa lagi ciremai yang merupakan salah satu gunung paling ANGKER di JAWA BARAT . Jadi dia kena karma nya sendiri , itu bisa menjadi sebuah pelajaran bagi kita yang hendak mendaki gunung ciremai .
Kita cuss ke pos selanjutnya dan banyak sekali kendala di situ , salah satu nya ya tidak lain tidak bukan si jonggol ini , di setiap perjalanan mencapai 10 meter , kaki dia kambuh dan mengeluh kesakitan . Otomatis kita tunggu dia rehat dong , karena kejadian tersebut, kita memakan banyak waktu untuk mencapai puncak . Jam 3 , kita melanjutkan pendakian . Kita sampai pos selanjutnya yaitu Sanghyang ropoh yang merupakan pos ke tujuh pukul 4 sore .

Selama perjalanan kepos ini banyak sekali tumbuhan hias yang gak pernah saya liat sebelumnya . Itu sangat membanggakan bagi saya karna saya melihat secara langsung bunga itu , di tambah melihat puncak gunung seperti melihat sebuah bukit yang sangat amat dekat jarak pandangnya . Cuaca gak bersahabat kali itu yang mengakibatkan pandangan kita terhalang oleh kabut yang turun . subhanallah lah pokoknya .

Meskipun cuaca tidak mendukung , yah .... walaupun yang kita lakukan ini di bilang nekat , dan karena rasa penasaran yang tinggi di tambah jarak yang hanya tinggal beberapa ratus meter lagi kita lanjutkan perjalanan kita dan sampailah kita di  persimpangan jalur APUY dan PALUTUNGAN  kita berselfie ria si situ haha .


Ketika kita menuju ke pos berikutnya , yaitu Goa walet , mulai darisini  cuaca semakin memburuk dan kabut yang turun  mulai sangat tebal .



Untungnya kita bertemu dengan 2 orang pendakian lainnya yang berasal dari Bekasi . Mereka suami istri  , Kita melanjutkan perjalan dengan mereka . Karena sebelumnya kita semua ragu untuk melanjutkan ke puncak atau enggak , lantaran cuaca pada saat itu sangat amat tidak mendukung yah kemungkinan besar akan terjadi badai . Tapi kita kekeh untuk melanjutkan perjalanan , karena tekat kita . Kita gas bareng  ke pucak dari situ , mereka ini sangat amat mebantu di saat perjalanan  . Mereka meminjamkan jas hujannya untuk si jonggol , berkat mereka kita sangat terbantu . Sekitar 0,1 m lagi menuju puncak , kita di persulit untuk mencapainya , karena tekstur dataran yang terjal di tambah cuaca yang sangat amat dingin yang dinginya entah berapa derajat celcius , yang kita rasakan sekedar rasa dingin yang menembus pakaian berlapis 5 hingga ke tulang  . Di tambah lagi hujan yang deras , otomatis jalanan basahh dan licin.
 Di situ , saya melihat sebuah ukiran batu yang bertuliskan nama seseorang dan tanggal dia wafat . Mungkin ukiran tersebut sebagai pembuktian secara simbolis bahwa dia telah wafat dalam keadaan hiking , dan gak hanya 1 ... Mungkin ada lebih dari 10 yang gugur dalam menaklukan Sinuhun Jati Caruban . Yah kita doakan saja semoga arwahnya di terima oeh yang maha kuasa aminn...  
Dibalik itu semua saya melihat pemandangan yang lebih menakjubkan yaitu Ladang bunga Edelweis  .



Pemandangan yang sangat amat indah , dan gak pernah bisa saya lupakan . Saya senang sekali , dulu saya sangat penasarann dengan bentuk awan , “ awan itu gimana sih ..?? dan bagai mana rupanya ?? “ dan ternyata awan itu gak jauh sepeti kabut seperti halnya kabut orang bakar sampah namun kabut awan lebih sejuk dan bisa bikin nafas tersumbat .
            Sekian lama kita berjalan , Sekian lama langkah ini menapak di medan yang berliku , Seberapa banyak tangan kita mengusap kringat , Seberapa kali cobaan halau rintang kita lewati , kerjasa sama , gotong royong , tolong menolong , dan berapa banyak pos kita singgahi . Akhirnya .... Akhirnya ..... Dan akhirnya .., Kita sampai puncak juga . hanya rasa kekaguman yang bisa saya nikmati kala itu , hanya rasa dingin yang terlupakan di depan lukisan tuhan yang tiada tara , begitu sempurna engkau menciptakan segalanya ya rabb . sungguh besar kuasamu , sungguh nikmat lukisanmu . seraya bertakbir di tengah kabut yang tebal dan pasir sisa lava dahulu . Sungguh pengalaman yang gak akan pernah di sesali dan ingin di ulangnya lagi . Terimakasih ya rabbi .....



            Mungkin saya ceritakan cukup sampai puncaknya saja ya semuanya hehe... Karena untuk mempersingkat waktu , dan kalau di teruskan juga ga ada abisnya wkwkwk , jadi kita di sini mengambil pelajaran dari arti sebuah pertemanan sebenarnya dan selalu bersyukur jangan lupa sama yang maha kuasa yah .. yang menciptakan segalanya tanpa ada kekurangan sedikitpun melainkan manusia itu sendiri yang merusaknya .
Oke sekian dari saya mohon maaf jika ada salah kata dan penulisan dari saya , terimaksiih sudah membaca dan jangan lupa terus follow saya . Akhirukallam Wasallamualaikum wr.wb.

Created by
Arvian Setyawan