Assalamualaikum wr.wb.
ketemu lagi semuanya , gimana kabar ?? sehat ?? sakit ??
stres?? Ngopi belum ?? Kalau yang sehat alhamdulillah semoga di kasih sehat
terus , kalau yang lagi sakit GWS yah Gage WaraS semoga cepat sembuh dan bisa
beraktivitas lagi , kalau yang stres semoga bisa mengendalikan emosinya dan
jangan terlalu banyak fikiran .. enjoy aja mas,bu,ka,tan,de,no,cung,.. semua
akan indah kalau hidup itu enjoy dan bersyukur , yang belum ngopi ya ngopi
ngapa ngopi !!! hahaha , yang lagi berumah tangga semoga selalu bahagia ..
aminnn.
Kali ini saya akan membagikan pengalaman saya ketika menaklukan Sinuhun
Jati Caruban Nagari , di sini mengisahkan tentang bagaimana bentuk kebersamaan
seoorang teman dan disini kita bisa tau sifat semua teman yang ada dalam
kelompok . Dengan hiking kita bisa tau mana temen yang real teman dan temen
yang bangsh!t . Mari kita simak .. happy enjoy for reading and chek it out !!
SUMMIT
ATTACK MOUNT CIREMAI XII TKR2
Di keluarga
saya rata rata semua nya pecinta alam terlebih
lagi untuk hiking , terutama gunung ciremai , yaitu pengalaman yang akan
saya sharing di topic kali ini . Di daerah saya yaitu Ds.Setu Wetan Block.Watu
Ampar itu mempunyai sebuah tekad
di setiap Regenerasi nya . tekad tersebut
berbunyi “ Dudu arane wong Setu lamun durung nanjak
gunung ciremai “ , apa kalian mengerti apa
yang di maksud ??? pasti
bingung ya ? hahah oke saya akan kasih tau apa arti dari kata tersebut ,
berikut arti kata itu “ Bukan namanya orang Setu
( nama desa saya ) Kalau belum naik gunung ciremai “ ujar BAPMIPALA .
BAPMIPALA ini adalah sebuah badan
pecinta alam di desa saya yang dari regenerasinya pasti hiking ke puncak ciremai . BAPMIPALA
ini di dirikan oleh saudara saya yang bernama Yon Kristiyono atau biasa
saya panggil a yoyon . BAPMIPALA
ini mempunya sebuah arti atau kepanjangan yaitu “ BAdan Penunggu MInjo Pencinta
aLAm “ badan ini di dirikan karena perkumpulan teman teman yang biasa
nongkrong di bawah pohon melinjo yang sekarang pohonnya udah di tebang dan gak ada orang nongkrong
lagi di situ . Sesampai
generasi saya , anak
anak nya sudah tidak
ada niatan buat meraih tekad
tersebut . Saya mikir kenapa saya sebagai generasi penerus
nya gak bisa meraih tekad itu ??? nahh , dalam pertanyaan
tersebut saya masih berandai andai bisa
hiking dan terlaksana . Saya minder dengan saudara saya karena sudah pernah hiking . Di saat kenaikan kelas 3
smk , saya di kasih tau bahwa teman
saya yang namanya wawan tas wanto itu udah pernah
hiking sebanyak
2 kali . Karena saya ingin sekali menaklukan sinuhun jati caruban .... Saya ajak si wawan dan kawan kawan kelas
XII TKR 2 untuk hiking ke puncak gunung
ciremai .
Dan
pada tanggal 24 juni 2015 kita berangkat sembari merencanakan kelulusan sekolah
. Ketika
sore datang saya bergegas
ke kediaman wawan untuk mempersiapkan
persiapan logistic dan pengarahan tentang bagaimana tatakrama di Gunung pada
saat mendaki . Kita bermalam di rumah wawan
, Kita jamu terlebih dahulu dengan memakan kuning telor mentah
mentah … !!! “
enak gak ?? “ kata jonggol temansaya yang paling kocak , saya
jawab “ Enak nggol asal langsung di telen “ … nah si jonggol langsung
nelen tuh malah muntah dia wkwkwk . Malamnya
kita istirahat agar stamina terjaga
dan supaya fit besoknya .
Tanggal 25 juni 2015 , kita langsung berangkat
ke kuningan . Karena, jalur pendakian yang kita pilih adalah lewat jalur palutungan yang
agak landai dan
gak terlalu menyiku jalur
nya , cocoklah untuk para pemula . Sesudah
sampai di pos pembayaran
, kita makan terlebih dahulu . Disini lumayan yunik loh semuanya ,
kita makan dengan posi 10 ribu rupiah berasa makan dengan sejuta porsi lauk
haha dan makanannya kek makanan sisa kemaren udah dingin haha . Cuaca
sebelum kita mulai hiking pun
berkabut di tambah dingin yang menusuk pori kulit hinbgga tulang
. Setelah itu kita mendaftar di pos pembayaran sebesar Rp.50.000,- termasuk bonus
paket makan sesudah turun . Kelar pembayaran kita langsung
tancap gas oper max gigi and go go go
go for summit mount ciremai !!!!
Begitulah attribute yang kita
pakai , tampak
seperti foto diatas apa ada nya bukan ada apanya , kebersamaan bukan
kesendirian , naik.. selamat sama sama turun pun utuh dengan santapan paket
gratis bersama hahah di awali bismillah dan di akhiri dengan alhamdulillah .
Pada
saat itu kita berangkat pukul 10:00 WIB dengan penuh semangatdan stamina yang
berkobar , kita menikmati setiap pemandangan
di sekeliling kita . Indonesia , yang terkenal dengan musim
subtropis dan dengan hutan hujannya yang romantis , di suguhi pepohonan yang
lebat dan juga jutaan satwa nya ,
Dengan beraneka ragam suara dan bentuk rupa begitupun udara yang sangat sejuk dengan menghempaskan rambut ilalang bagai
tarian bangsa italia yang menyejukan pemandangan dan hati di setiap hela nafas
hirup yang saya rasakan , Subhanallah , Nikmat tuhan kamu mana lagi yang kamu dustakan ?? itulah yang saya rasakan dan yang saya liat di setiap
perjalanannya . Sesampainya kita di pos pertama yaitu Cigowong
,
Pos
tersebut adalah satu satu nya pos yang mempunyai sumber mata air dan menjadi
idola para pendakian gunung untuk merebahkan sejenak tubuh mereka atau sebagai
tempat Camping .
Disitu kita memilih mendirikan tenda untuk
satu malam karena kita sampai jam
setengah tiga sore , cuaca saat itu tidak mendukung buat melanjutkan perjalan
kita . Kita makan … Mengisi air dari sumber mata air satu satu nya , dan banyak
kejadian yang kita alami pada malam itu .
Entah kedinginan atau pun cerita mistis lainnya .
Kita melanjutkan perjalanan , sesudah sholat subuh , packing dan siap siap lagi
untuk melanjutkan perjalanan .
Pos selanjutnya
yaitu Kuta . Kuta
merupakan pos ke dua ,
di pos ini lumayan extreme jalan yang
kita lalui , sekitar
65 derajat dengan dataran yang menanjak . Sampai
di kuta sekitar jam setengah Sembilan , kita rehat sejenak dan
melanjutkan perjalanan lagi jam setengah sepuluh . Kita tetap semngat , karena kita di suguhkan pemandangan
yang asri dan udara yang sangat amat sejuk , rasa
lelah pun terbayar .
Pos
berikutnya adalah Pangguyangan badak , pos ini adalah pos ke tiga , disini
kita rehat lagi . sambil menunggu teman yang masih ketinggalan .
ini solusi agar
nafas kita terjaga dalam hiking “ Supaya nafas kita panjang dalam melakukan pendakian , di
setiap perjalana kita di anjurkan untuk ngemut gula merah atau enggak madu rasa “ itu semua
akan membuat nafas kita lebih teratur .
Sesudah teman kita sampai ,kita melanjutkan
perjalanan kita lagi,
Pos
ke empat
yaitu Arban , di situ kita berselfie ria , nyantai , merebahkan
badan kita sembari menunggu kawan lagi yang kek
keong haha ,
Sebelum
kita sampai di pos ke limayaitu Tanjakan asoy , kita
mengalami berbagai macam kendala saat mendaki , kanan kiri Jurang ,
dan tanjakan yang sangat menunyudut sehingga membuat kita untuk saling gotong royong , atau kalau biasa kita sebut yaitu cara kerja semut saling
tempel satu sama lain .
namun
di situ kami merasakan betapa nikmatnya hidup
saling tolong menolong , bantu membantu , dengan
rasa kekeluargaan yang tinggi .
,
Setelah
kita lewati
semua rintangan itu , sampailah kita di Tanjakan
asoy.
Melihat tanjakan ini memang rasanya asoyyyyyyyyy
banget hahah . Tanjakan yang sangat menantang
dan yang pastinya bikin nyali kita ciut
berasa mau udahan ajalah turuh wkwkwk . Mantap lah pokoknya
melewati tanjakanya .
Pos
berikut nya adalah pos Pasanggrahan . Pos ke enam , yang dimana kita rehat
sejenak untuk makan ,
dan di situ juga kita mendirikan tenda lagi , hanya untuk menaroh barang barang
. Karena
untuk melakukan pendakian ke pos
selanjutnya kita sepakat untuk tidak membawa carrel . Kita sampai di pasanggrahan jam setengah tiga sore
, kita makan terlebih dahulu , dan
kita melanjutkan perjalanan kita kembali . Kita gass lagi sekitar jam 3 menuju puncak . Namun di tengah perjalan ada
teman kita yang biasa kitapanggil dengan nama Jonggol yang
mengalami cidera pada kaki nya . Tapi dia memaksakan perjuangannya untuk sampai
ke Puncak . Mungkin
krena ulah dia sendiri ,
karna tidak menjaga perkataan dan perbuatanya selama
perjalan , ini peringatan aja all “ kita
harus wajib menjaga setiap ucapan dan tingkahlaku kita ketika kita hendak
mendaki gunung dimanapun “ Apa lagi ciremai yang merupakan salah satu gunung paling ANGKER di JAWA BARAT . Jadi dia kena karma nya sendiri , itu bisa menjadi sebuah pelajaran bagi kita yang hendak mendaki gunung ciremai .
Kita
cuss ke pos selanjutnya dan banyak
sekali kendala di situ , salah satu nya ya tidak
lain tidak bukan si jonggol ini , di setiap perjalanan mencapai 10 meter , kaki dia kambuh
dan mengeluh kesakitan . Otomatis kita tunggu dia rehat
dong , karena kejadian tersebut, kita
memakan banyak waktu untuk mencapai puncak . Jam
3 , kita melanjutkan pendakian . Kita sampai pos selanjutnya
yaitu Sanghyang ropoh
yang merupakan pos ke tujuh pukul 4 sore .
Selama
perjalanan kepos ini banyak sekali tumbuhan hias yang gak pernah saya liat
sebelumnya . Itu
sangat membanggakan bagi saya karna saya melihat
secara langsung bunga
itu , di tambah melihat puncak gunung seperti
melihat sebuah bukit yang sangat amat dekat
jarak pandangnya . Cuaca gak bersahabat kali itu yang mengakibatkan pandangan
kita terhalang oleh kabut yang turun . subhanallah lah
pokoknya .
Meskipun cuaca tidak mendukung , yah
.... walaupun yang kita lakukan ini di bilang nekat , dan karena rasa penasaran
yang tinggi di tambah jarak yang hanya tinggal beberapa ratus meter lagi kita
lanjutkan perjalanan kita dan sampailah kita di persimpangan jalur APUY dan PALUTUNGAN
kita berselfie ria si situ haha .
Ketika
kita menuju ke pos berikutnya , yaitu Goa walet
, mulai
darisini cuaca semakin memburuk dan kabut yang turun mulai sangat
tebal .
Untungnya kita bertemu dengan 2 orang
pendakian lainnya yang berasal dari Bekasi . Mereka suami istri , Kita melanjutkan perjalan dengan mereka . Karena sebelumnya kita semua
ragu untuk melanjutkan ke puncak atau enggak ,
lantaran cuaca pada saat itu sangat amat tidak mendukung yah kemungkinan besar akan terjadi badai .
Tapi kita kekeh untuk melanjutkan perjalanan ,
karena tekat kita . Kita gas bareng ke pucak dari
situ , mereka ini sangat amat mebantu
di saat perjalanan . Mereka
meminjamkan jas hujannya untuk si jonggol ,
berkat mereka kita sangat terbantu . Sekitar 0,1 m lagi menuju puncak , kita di persulit untuk
mencapainya , karena tekstur dataran yang terjal di tambah cuaca yang sangat amat dingin yang dinginya entah berapa derajat celcius , yang kita rasakan
sekedar rasa dingin yang menembus pakaian berlapis 5 hingga ke tulang . Di tambah lagi hujan yang
deras , otomatis jalanan basahh dan
licin.
Di situ , saya melihat sebuah ukiran batu yang bertuliskan nama seseorang dan
tanggal dia wafat . Mungkin
ukiran tersebut sebagai pembuktian secara simbolis bahwa dia telah wafat dalam
keadaan hiking , dan gak hanya 1 ... Mungkin ada lebih dari 10 yang gugur dalam
menaklukan Sinuhun Jati Caruban . Yah kita doakan saja semoga arwahnya di terima oeh yang
maha kuasa aminn...
Dibalik
itu semua saya melihat pemandangan yang lebih menakjubkan yaitu Ladang bunga Edelweis
.
Pemandangan yang sangat amat indah , dan gak pernah bisa saya lupakan . Saya
senang sekali , dulu saya sangat penasarann dengan
bentuk awan , “ awan itu gimana sih ..??
dan bagai mana rupanya ?? “ dan ternyata
awan itu gak jauh
sepeti kabut seperti halnya kabut orang bakar sampah
namun kabut awan lebih sejuk dan bisa bikin nafas tersumbat .
Sekian
lama kita berjalan , Sekian lama langkah ini menapak di medan yang berliku ,
Seberapa banyak tangan kita mengusap kringat , Seberapa kali cobaan halau
rintang kita lewati , kerjasa sama , gotong royong , tolong menolong , dan
berapa banyak pos kita singgahi . Akhirnya .... Akhirnya ..... Dan akhirnya ..,
Kita sampai puncak juga . hanya rasa kekaguman yang bisa saya nikmati kala itu
, hanya rasa dingin yang terlupakan di depan lukisan tuhan yang tiada tara ,
begitu sempurna engkau menciptakan segalanya ya rabb . sungguh besar kuasamu ,
sungguh nikmat lukisanmu . seraya bertakbir di tengah kabut yang tebal dan
pasir sisa lava dahulu . Sungguh pengalaman yang gak akan pernah di sesali dan
ingin di ulangnya lagi . Terimakasih ya rabbi .....
Mungkin
saya ceritakan cukup sampai puncaknya saja ya semuanya hehe... Karena untuk
mempersingkat waktu , dan kalau di teruskan juga ga ada abisnya wkwkwk , jadi
kita di sini mengambil pelajaran dari arti sebuah pertemanan sebenarnya dan
selalu bersyukur jangan lupa sama yang maha kuasa yah .. yang menciptakan
segalanya tanpa ada kekurangan sedikitpun melainkan manusia itu sendiri yang
merusaknya .
Oke sekian dari saya mohon maaf jika
ada salah kata dan penulisan dari saya , terimaksiih sudah membaca dan jangan
lupa terus follow saya . Akhirukallam Wasallamualaikum wr.wb.
Created by
Arvian Setyawan








